Mengapa kita Explore?
NOAA's Kantor Eksplorasi Samudera dan Riset
Online Pengembangam Profesional - 5-16 Oktober, 2009

Penjelajah Samudera: Alamat Keynote
Dr. Charles Fisher
Dr. Shirley Pomponi
Dr. Edie Widder

Penuh Transkrip

Dr. Edie Widder: Kami baru saja kembali dari ekspedisi penjelajahan lautan National Oceanographic and Atmospheric Administration di kepulauan Bahama, dan saya diminta untuk menjawab pertanyaan mengapa kami melakukan penjelajahan? Pertama-tama, karena manusia pada dasarnya adalah penjelajah. Pertama kali bayi merangkak dari kenyamanan pangkuan ibunya untuk mengetahui apa yang ada di sekitar ruangan, dunianya menjadi semakin luas. Dan hal itu adalah sifat bawaan yang melekat pada diri kita semua. Kita selalu ingin mengetahui apa lagi yang ada di sekitar kita.

Jadi konsep keinginan untuk selalu menjelajah ini selalu saya miliki. Namun saya selalu membayangkan bahwa penjelajahan yang akan saya lakukan adalah penjelajahan batas-batas dunia intelektual. Saya tidak pernah sama sekali membayangkan bahwa saya akan menjelajahi batas-batas dunia fisik. Tapi itulah yang telah kita lakukan. Kami menjelajahi berbagai daerah di sekitar kepulauan Bahama yang mungkin sebelumnya belum pernah seorang pun melihatnya, menerangi dunia yang belum pernah tersentuh oleh cahaya dan melihat berbagai lansekap yang menakjubkan, tempat-tempat yang mengagumkan.

Dr. Shirley Pomponi: Saya benar-benar merasa beruntung dapat menjelajahi berbagai lautan yang kita miliki selama 25 tahun terakhir ini. Dan terlebih lagi saya merasa sangat beruntung karena saya dapat menggunakan beberapa alat unik yang memungkinkan saya untuk tidak hanya dapat menjelajahi lautan namun juga dunia di bawahnya. Dan bagi saya, gairah untuk melakukan penjelajahan tidak hanya untuk mencari petualangan namun benar-benar untuk pengetahuan yang baru, itulah alasan mengapa saya melakukan penjelajahan.

Dr. Chuck Fisher: Di bagian planet bumi yang kering, kehidupan mendiami ruang hingga 100 meter di atas permukaan, atau sebesar lapangan sepak bola. Dan bandingkan daerah yang memiliki kehidupan sekecil itu dengan semua volume lautan, dan kita akan mengetahui bahwa 99% dari bagian yang dapat di didiami, tempat di mana terdapat kehidupan, tempat di mana kita dapat menemukan hewan dan tumbuhan, sebenarnya ada di lautan.

Dr. Edie Widder: Kita sebenarnya masih sedikit sekali menjelajahi lautan. Diperkirakan bahwa kita mungkin baru melihat 5% dasar lautan. Jadi sangat tidak dapat kita terima jika kita berpikir bahwa kita sebenarnya merusak lautan sebelum kita mengetahui apa yang ada di dalamnya.

Dr. Chuck Fisher: Jadi itulah salah satu alasan mengapa kita perlu menjelajahi laut dalam, untuk mengetahui apa yang ada di tempat itu dan cara melindunginya. Kita perlu tahu komunitas apa yang akan kita temukan di laut dalam, cara komunitas ini berinteraksi satu sama lain, dan cara komunitas ini berinteraksi dengan bagian lautan yang lain.

Dr. Shirley Pomponi: Ada beberapa hal yang kami temukan yang tidak pernah kami bayangkan akan ditemukan. Saya merasa sangat gembira bahwa saya menjadi salah satu dari empat orang dalam Kapal Selam Johnson Sealing yang menyaksikan fenomena melihat spesies baru untuk pertama kalinya. Ada yang mengatakan bahwa kami telah menemukan sebuah lokasi tempat bertelurnya spesies ikan yang penting secara komersial. Dan hal itu belum pernah diketahui sebelumnya. Dan karena itulah penjelajahan bisa menghasilkan penemuan sumber daya yang memiliki nilai ekonomi sehingga kita dapat mempelajarinya lebih lanjut. Kita dapat melindunginya, dan kita dapat mengelola sumber daya ini.

Dr. Chuck Fisher: Salah satu fokus dari ekspedisi kami yang terakhir dalam penjelajahan di kedalaman Teluk Meksiko adalah mencari dan menemukan padang terumbu karang jika memang ada di kedalaman Teluk Meksiko—mengetahui jenis terumbu karang apa saja yang hidup di sana, dan menyelidiki apakah memang terumbu karang ini memiliki peran yang penting bagi manusia di Teluk Meksiko. Bulan yang lalu, selama ekspedisi penjelajahan untuk NOAA dan untuk Layanan Manajemen Mineral, kami memang menemukan daerah keras yang sangat luas yang ditutupi oleh terumbu karang di Teluk Meksiko. Kami menemukan spesies terumbu karang baru dan spesies yang belum pernah ditemukan di Teluk Meksiko, dan berbagai macam fauna berbeda yang tidak pernah kami tahu memiliki hubungan dengan terumbu karang ini.

Dr. Edie Widder: Banyak sekali yang berminat untuk mengumpulkan beberapa jenis organisme ini untuk mengetahui bahan kimia yang diproduksinya, atau ingin mengetahui hal-hal baru tentang bagian dalam dari sel. Hadiah Nobel dalam bidang Kimia baru-baru ini diberikan untuk temuan dalam cara pencahayaan biologis yang dihasilkan oleh ubur-ubur yang dapat mengeluarkan cahaya biologis. Dan para ilmuwan yang meneliti hal ini sama sekali tidak mengharapkan akan mendapatkan temuan ini. Namun temuan ini terbukti sangat bermanfaat, dan pada dasarnya membuka mata kita akan sebuah dunia penjelajahan yang benar-benar baru, karena memungkinkan kita untuk mencahayai sel dan mengetahui yang terjadi di sana.

Dr. Chuck Fisher: Ada beberapa sumber daya di lautan yang dapat memberi manfaat kepada manusia. Sumber-sumber daya ini mencakup beberapa hal, seperti obat yang mungkin dapat kita ambil dari hewan laut dalam, atau produk teknologi biologis yang bahkan ada pada bakteri yang hidup di laut dalam. Produk-produk ini dapat membantu kita menemukan cara yang baru dan lebih bersih untuk membuat plastik atau polimer teknologi tinggi yang lain yang kita perlukan di masyarakat kita, atau bahkan membersihkan polusi yang dihasilkan masyarakat kita.

Dr. Shirley Pomponi: Selama 25 tahun terakhir, saya telah melakukan penjelajahan untuk menemukan bunga karang yang hidup di kedalaman laut yang menghasilkan bahan kimia yang dapat digunakan untuk menyembuhkan penyakit seperti kanker. Selama beberapa tahun terakhir, kami telah melakukan eksplorasi tersebut di pesisir pantai Florida. Dan salah satu penemuan kami yang paling menarik adalah sebuah bunga karang, bunga karang gelas yang hidup di laut dalam. Bunga karang ini menghasilkan bahan kimia yang lebih ampuh ribuan kali daripada obat kanker yang sudah dikenal. Kami sangat senang dengan temuan ini.

Dr. Chuck Fisher: Ada juga sumber daya mineral di laut dalam. Ini dapat berupa logam mulia atau titanium—yang dibutuhkan industri—dan sumber daya seperti minyak dan gas. Sekarang Anda mungkin bertanya mengapa ahli biologi laut dalam seperti saya harus bekerja di sekitar lokasi kilang minyak dan gas seperti yang ada di Teluk Meksiko. Saat pertama kali ditemukan, saya rasa sebagian besar ahli biologi mungkin berpikir bahwa kami tidak akan menemukan kehidupan yang terkait dengan kilang minyak ini, atau mungkin kami akan sakit karena terpapar minyak atau kami akan mengidap kanker atau hal lain seperti itu.

Namun itu terjadi di tahun 1980-an. dan setelah melakukan penyelaman ke lokasi ini 25 tahun yang lalu, kami mengetahui bahwa ini sebenarnya salah Tidak hanya kehidupan yang beragam yang kami temukan di kilang minyak ini, namun juga kehidupan yang benar-benar khusus. Kami menemukan moluska yang hidup dari gas metan. Kami menemukan cacing tabung yang hidup lebih lama dari pada binatang yang lain yang kita tahu ada di bumi, satu binatang yang hidup ratusan tahun, dan komunitas yang dapat hidup selama ribuan tahun.

Kami menemukan hewan yang hidup pada hidrat gas. Semuanya ini mengagetkan kami. Sekarang kami mengetahui bahwa komunitas ini, cacing tabung dan moluska serta cacing es ini adalah inang dari komunitas hewan lain yaitu ratusan spesies siput, kepiting serta ikan yang bergantung pada komunitas. Kami masih belum tahu sejauh mana interaksi dari komunitas ini dengan bagian kehidupan laut dalam lainnya. Dan ini lah salah satu alas an kami terus menelitinya.

Dr. Edie Widder:  Kami melakukan eksplorasi NOAA di Teluk Meksiko beberapa tahun yang lalu dan kami menemukan bahwa hidrat metan dapat mengeluarkan cahaya. Dan hidrat metan memiliki sumber energi yang potensial, dan kami temukan bahwa sumber cahaya dapat dipakai untuk mengetahui sumber energinya. Banyak yang kami lakukan untuk melakukan penjelajahan membutuhkan pengembangan teknologi baru. Dan tentu saja, kapan pun Anda mengembangkan teknologi baru, ada potensi untuk memperluas dunia kita dan mengembangkan solusi teknologi yang dapat bermanfaat pada bidang yang lain. Dan tentu saja, seperti klaim NASA bahwa hasil paling bernilai dari penjelajahan kita ke angkasa luar selama bertahun-tahun, adalah pengembangan teknologi yang yang telah dicapai.

Dr. Shirley Pomponi: Setelah melakukan penjelajahan selama 25 tahun, apakah saya masih menaruh minat kepada bidang seperti ini? Apakah saya masih suka pergi dan menjelajahi lautan? Apakah saya masih merasa perlu untuk melakukan eksploarsi? Dan jawaban atas pertanyaan tersebut adalah “ya.” Ya, saya memang selalu bersemangat dalam segala hal yang terkait dengan eksplorasi. Merupakan satu kehormatan tersendiri bisa merasakan pengalaman kekuatan alam. Dan Anda memang bisa benar-benar merasakan kekuatan alam sebenarnya saat di lautan. Dan itulah kerugian yang saya lihat dalam tren saat ini untuk dapat mengajarkan dan melakukan eksplorasi, duduk di belakang layar komputer dan mengirim email kepada teknisi di laut untuk memberi tahu apa yang ingin Anda lakukan. Bagi saya, penjelajahan adalah berada di lautan dan merasakan secara langsung pengalamannya. Dan itulah cara yang dapat Anda lakukan untuk bisa mengajar dan mempelajari oseanografi.

Dr. Chuck Fisher: Dua puluh lima tahun lalu, kami tidak tahu bahwa kilang minyak atay hidrat gas ada di Teluk Meksiko. Kami mengetahui bahwa selain dari keberadaan hidrat dan komunitas rembesan ini, kami mengetahui bahwa jumlahnya sangat banyak dan tersebar di hampir seluruh lantai laut Teluk Meksiko. Kami menemukan bahwa binatang yang hidup di lingkungan seperti ini beradaptasi secara khusus agar bisa hidup berdampingan dengan gas beracun, dan bahwa adaptasi khusus ini memungkinkan mereka hidup selama ratusan tahun, bahwa komunitas ini sudah ada selama ribuan tahun, dan memang bahwa ada banyak terumbu karang di Teluk Meksiko.

Kini jika kita bisa mempelajari semuanya itu, mempelajari bagian yang sudah cukup dikenal tentang lautan, apa yang akan kita pelajari saat kita benar-benar memulai menjelajahi bagian laut dalam lainnya?


Link Terkait

NOAA kapal Okeanos Explorer

Okeanos Explorer: INDEX 2010 Eksplorasi